Aku Lahir disebuah kecamatan Ambunten yang masuk dalam kabupaten Sumenep Madura Masuk Provinsi Jawa Timur. Madura ini yang dikenal dengan pulau Garam dan prinsip yang bisa diambil dari garam adalah :

  1. kita hanya akan keasinan bila kita mencicipinya (Orang Madura akan Ramah bila orang lain Ramah tapi bisa membuat orang lain tidak senang bila diganggu).
  2. Merasa PERIH bila kena luka tapi luka bisa cepat sembuh. (Mungkin kadang kata2nya  ceplas ceplos dan bisa menusuk hati tapi bila kamu mengolah apa maksudnya maka kamu bisa lebih baik kedepannya).
  3. Sayur kurang enak, kurang sedap tanpa garam (klo yg ini sambil dinyanyikan dengan lagu Inul Daratista).

Ada yang unik dengan Pulau Madura ini yaitu Madura termasuk dalam provinsi Jawa Timur tapi kebanyakan pelajar atau bahkan Mahasiswa luar Madura akan mendapat nilai merah atau E pada pelajaran/kuliah Geografi karena banyak yang heran atau menganggap Madura bukan masuk dalam provinsi Jawa Timur.

amb dor

Sedangkan yang unik dari Kec. Ambunten terutama desa Ambunten Tengah adalah desa ini adalah daerah pesisir yang pastinya banyak mata pencahariannya adalah nelayan, tapi juga mata pencaharianya adalah petani, selain itu ada juga yang PNS, pedagang, dll yang sebenarnya tidak terlalu sibuk seperti di perkotaan tapi banyak yang tidak sempat yang membuat sarapan sehingga sering membeli diluar untuk sarapan, itu bisa dilihat dari menjamurnya penjual nasi disini, penjual nasi ini kebanyakan bukan buka di depot atau tempat khusus seperti toko tapi mengelar dagangan nasinya didepan rumah dengan hanya bermodalkan bangku atau meja untuk tempat dagangan nasinya.

Tidak baik bila hanya menceritakan yang unik dan positif dari daerah sini karena pasti ada sisi negatifnya maka akan diceritakan sisi negatif dari beberapa orang disini yaitu sebagian orang bila sedang berbelanja dipasar dan ada tetangga yang bertanya “Berapa harga ikan tongkolnya itu bu?” biasanya orang yang normal menjawab dengan jujur “Lima belas ribu Bu.” atau bila orang itu punya jiwa pebisnis maka akan menjawab “Tujuh belas ribu bu (dua ribu pikirnya untuk keuntungan dia)”. Tapi yang aneh disini dan perlu dibuang jauh-jauh pikiran seperti itu beberapa orang disini akan menjawab dengan harga lebih murah yaitu “Dua Belas Ribu Bu”, dan efeknya adalah orang tersebut akan keliling kesana kemari untuk mencari ikan tongkol yang seharga 12ribu padahal sebenarnya dipasar tidak ada yang menjual dengan harga segitu, dan ini artinya beberapa orang yang seperti itu (menjawab dengan harga lebih murah) punya pikiran yang ingin menyusahkan orang lain dan bisa dibilang punya mental penyiksa orang lain karena senang bila melihat orang lain tersiksa kesana kemari mencari harga yang murah. Mungkin sekian ini dulu, selanjutnya akan dibahas tentang kuliner unik dari sini.

 

ttd Dorizzaemon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s