Tips Memaksimalkan Umur Baterai Laptop/Netbook (02 Juni 2012)

1. Baterai Baru
Sebelum menggunakan baterai baru ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan:
1. Pasang baterai baru tanpa menyalakan notebook.
2. Hubungkan AC Adapter dan Isi baterai dengan penuh. (bila baterai baru biasanya di charge kira2 5-8jam)
3. Putuskan hubungan AC Adapter.
4. Hidupkan notebook dan gunakan baterai
5. Habiskan baterai sampai muncul peringatan baterai habis.
6. Hubungkan lagi AC Adapter dan isi dengan penuh.
Lakukan langkah diatas sebanyak tiga kali, Lakukan hal diatas untuk setiap baterai baru atau jika baterai tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama.

Batre Laptop baru

Gambar 1. Baterai Notebook Baru

2. Mengisi Baterai
Untuk melakukan pengisian baterai, pastikan baterai terpasang pada notebook, hubungkan notebook ke sumber listrik. Anda dapat menggunakan notebook Anda saat baterai diisi. Baterai dapat terisi dengan cepat jika notebook berada dalam kondisi tidak menyala.

Laptop charge waktu mati lebih baik

Gambar 2. Notebook lebih baik di isi/charge dalam keadaan mati

3. Memaksimalkan Umur Baterai
Tips untuk memaksimalkan umur baterai :
1. Jangan meninggalkan notebook terhubung ke listrik dan tidak terpakai selama
lebih dari beberapa jam.
2. Lepaskan baterai jika Anda berencana untuk tidak menggunakan notebook
dalam waktu yang lama.
3. Pakailah bergantian jika Anda memiliki baterai cadangan.
4. Pastikan notebook dalam keadaan mati pada saat mengganti baterai.
5. Simpan baterai di tempat kering dan jauhkan dari sinar matahari secara
langsung.
Baterai perlu diisi sebelum Anda menggunakan notebook. Anda dapat mengisi baterai saat menggunakan notebook.

4. Umur Baterai
Umur baterai bisa diperpendek jika perawatannya tidak tepat. Untuk memaksimalkan umur baterai dan meningkatkan kinerjanya, benar-benar mengosongi dan mengisi baterai lagi sampai penuh paling sedikit setiap 30 hari sekali. Disarankan pada Anda jangan memindahkan baterai sendiri. Hubungi service representative Anda jika harus mengganti baterai dengan alasan apapun.

5. Merawat Baterai
Kosongkan dan isilah baterai secara lengkap paling sedikit 30 hari sekali atau setelah sekitar 20 bagian yang kosong.

6. Menjaga Daya Baterai
Tampilan LCD menghabiskan banyak power, jadi dengan merendahkan level pencahayaan bisa menghemat power. Aplikasi-aplikasi yang berbeda dan perangkat eksternal menggunakan power baterai bahkan ketika perangkat tersebut sedang tidak digunakan (lihatlah catatan sidebar untuk saran lebih lanjut dalam perawatan baterai).

Untuk memastikan bahwa baterai bertahan dengan umur yang normal, selalu lakukan tindakan pencegahan berikut ketika menangani baterai :
1. Tanganilah baterai dengan hati-hati. Jangan pernah mencoba untuk membongkar, menghancurkan, menusuk, membuka, menjatuhkan, merusak, melakukan hubungan singkat, membuang ke dalam air atau api, atau meletakkannya di tempat yang suhunya di atas 60C.
2. Isilah kembali baterai sesuai dengan penjelasan yang ada di buku panduan ini dan hanya di area yang berventilasi. Jangan pernah menggunakan adaptor lain dari Adaptor yang telah disediakan di notebook Anda.
3. Jangan meninggalkan baterai di lokasi yang panas selama lebih dari satu atau dua hari.
4. Jangan pernah membiarkan baterai di notebook Anda lebih dari 1 bulan tanpa menghubungkan dengan adaptor AC.
5. Jangan membiarkan baterai di dalam penyimpanan lebih dari 2 bulan tanpa mengisi ulang untuk mencegah over discharger karena akan merusak baterai
tersebut.
6. Tempatkan baterai yang tidak terpakai dengan baik untuk melindungi lingkungan. Baterai mengandung bahan kimia yang berbahaya, sebaiknya jangan membuangnya dengan sampah rumah tangga atau sampah kantor.

Sumber = Buku Manual Laptop Axioo

Kesimpulan

Dari petunjuk-petunjuk diatas dapat disimpulkan bahwa anggapan banyak orang tentang cara agar baterai awet, daya tahan baterai bisa lama yaitu dengan cara melepas baterai dari laptop/netbook dan hanya mengandalkan supply dari charger adalah keliru besar, karena berdasarkan pengalaman penulis :

1. Baterai yg sering dilepas dari laptop dan hanya mengandalkan supply dari charger, memang baterainya awet tapi menyebabkan :

a. soket2 baterai di laptop dan di baterai bisa kotor.

b. kemungkinan terjadi konsleting di laptop dan juga waktu baterai dipasang lebih besar, karena soket2 terbuka bebas.

c. terjadinya korosi di soket2 baterai maupun di soket2 laptop sehingga proses charging tidak sempurna atau baterai tidak terbaca.

d. Kebanyakan Baterai yg sering dilepas dari laptop maka umur baterai hanya bisa bertahan mulai dari 1-2 tahun setelah itu baterai tidak bisa terdeteksi dengan adanya tanda silang di traybar baterai dan baterai tidak bisa dipakai lagi.

2. Laptop/notebook yg hanya mengandalkan supply dari charger menyebabkan.

a. bila PLN padam data2 yang diketik kemungkinan besar bisa hilang .

b. bila terjadi arus lebih yg tidak bisa ditangani charger waktu ada naik turun tegangan maka akan langsung di bebankan semuanya ke mainboard laptop/netbook, namun bila ada baterai kemungkinan laptop aman lebih besar.

c. Laptop/notebook yg hanya mengandalkan supply dari charger akan membebani kerja dari komponen IC Power di Mainboard Laptop dan bahkan IC Charging dan bila ini rusak maka estimasi penggantian komponen ini Rp. 350rb-600rb.

Berdasarkan pengalaman penulis :

1. Baterai normal mempunyai daya tahan seperti baru hanya maksimal 2tahun setelah itu mulai menurun. (Laptop asus penulis pembelian tahun 2007 pertengahan sampai bulan juni 2012 ini masih bisa tahan 30menit di baterai saving untuk ngetik).

2. Bila Laptop memakai daya baterai untuk pemakaian office/ngetik lebih baik baterainya diset “baterai saving” dengan cara klik kiri tray ikon baterai dan pilih.

3. Bila laptop memakai daya baterai sekaligus charging maka diset ke “Balance”.

4. Bila terpaksa memakai charger selain bawaan pastikan kesesesuaian soket charger juga kesesuaian tegangan atau volt dan arus atau ampere (sesuaikan dengan tegangan/arus yang ada di bagian bawah laptop). Bila yg tercantum adalah 19volt 3,44A dan charger pengganti 19volt 3,42A maka ini di perbolehkan, tapi bila Ampere lebih besar misalnya 3,9A hal ini lebih baik dihindari.

cek charger substitusi
Gambar 3. cek tegangan dan arus charger substitusi

Sekarang tinggal mau pilih mana baterai awet atau keduanya awet :

a. Bila ingin keduanya awet maka ikutilah pertunjuk diatas dan jangan pernah melepas baterai dari laptop kecuali laptop tidak mau dipakai lama.

b. Bila ingin Baterai awet tapi laptop cepat rusak maka sering lepas pasang baterai dengan resiko mulai dari data ketikan hilang, terjadi korosi, baterai tidak terbaca, baterai soak sampai kerusakan pada mainboard karena IC power dan IC charger rusak dengan biaya estimasi 350rb-600rb.

Ditulis Oleh Vgion tanggal 02 Juni 2012

Di sunting dari : http://computer-911.bravehost.com/tips.htm#tipsbatre

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s